Laporan FEDLI AZIZ, Pekanbaru fedliaziz@riaupos.com
Grafika, bila sekadar mendengar kata itu, pastilah masih banyak yang bertanya-tanya apa gerangan. Namun, bila berbicara tentang desain grafis, icon atau logo bahkan perwajahan, orang akan tahu, kalau dunia yang satu ini bukan sekedar asik dilakoni, namun bisa menjadi peluang bisnis masa depan yang paling menjanjikan.
Selembar kertas bergambar Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Yuzamri Yakup dan istri terlihat keluar dari mesin digital printing milik para siswa SMK Negeri 6 Pekanbaru. Gambarnya bersih, tampilannya juga sempurna. Begitu melihatnya, orang pun akan tahu, kalau itu adalah wajah tokoh pendidikan kota ini.
‘’Inilah kelebihan teknologi grafis. Saya dulu juga sering membuat spanduk, harus potong kertas berkali-kali, menotol pakai busa serta sablon. Anehnya, yang namanya wajah tak pernah pas dengan aslinya. Tapi sekarang, dengan teknologi komputerisasi, tak perlu lagi kotor-kotor atau rumit, wajah saya pun asli seperti ini,’’ ucap Yuzamri Yakup saat membuka ‘’Mobile Training Tenaga Teknis Grafika dan Penerbitan yang dilaksanakan SMK Negeri 6 dan Balai Grafika Medan.
Teknologi grafika ini memang berkembang pesat, karena itulah, selain harus menyiapkan perangkat, penguasaan teknologi ini juga harus terus diasah, apalagi, peluang untuk membuka lapangan pekerjaan menjadi lebih mudah bila menguasai pekerjaan yang lebih banyak dilakukan oleh orang-orang di belakang layar.
‘’Saya juga sepakat kalau grafika ini disebut pengetahuan kelima, karena, ternyata memang dia dibutuhkan untuk menggambarkan warna-warni dunia. Grafika ini seni dan dia membentuk banyak hal bagi manusia. Kalau tak ada orang-orang yang bekerja di dunia ini, pastilah, semuanya akan berwarna putih,’’ jelas Yuzamri yang mengulangi penjelasan dari Koordinator Diklat mobile trianing, Nasruddin.
Menurut Nasruddin, mereka yang mengerjakan dunia grafika, atau yang lazim disebut desain grafis ini memang layak dikatakan pahlawan warna dan seni, karena, dengan aneka imajinasinya, tampilan gambar, tulisan atau grafis yang saat ini banyak terpampang di pusat pertokoan atau di sudut-sudut jalan bahkan wajah surat kabar menjadi lebih menarik.
Semua itu tak terlepas dari teknologi yang berkembang. Karena itulah, Balai Grafika Medan pun terus mengupayakan memberikan pelatihan untuk kompetensi yang saat ini banyak dibutuhkan oleh dunia kerja.
SMK Negeri 7 Pekanbaru mengutus dua orang tenaga pengajarnya untuk mendalami dunia grafika yaikni Azmi Rahman.S Kom dibidang Cetak Ofset dan Indra Fitra Ade.S Kom dibidang Disain Grafis di SMK Negeri 6 Pekanbaru selama 5 hari, mulai tanggal 17 Mei 2010 s/d 21 Mei 2010
Friday, May 21, 2010
Mobile Training Grafika di SMKN 6 Pekanbaru
0Posted on 8:59 AM by Azmi Rahman

0 comments:
Post a Comment